Pages

Wednesday, December 26, 2018

Perkuat Layanan Purnajual, Wuling Gelontorkan Rp9 Triliun Tahun Depan

JAKARTA, iNews.id - Pabrikan kendaraan asal China, Wuling Motors akan menambah investasi di Indonesia senilai Rp9 triliun pada tahun depan. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan sejumlah fasilitas pendukung usaha.

"Wuling itu mau ekspansi Rp9 triliun. Jadi, dia mau serius mengembangkan usahanya di Indonesia, sehingga dia mau investasi," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Haris Munandar, Rabu (26/12/2018).

BACA JUGA:

Hengkang dari China, Hyundai Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Xpander Laku Keras, Mitsubishi Akan Tambah Investasi di Indonesia

Haris menjelaskan, otomotif merupakan industri yang memiliki karakter unik. Investasi dibutuhkan untuk menjaga kepuasan pelanggan dalam jangka panjang, termasuk meningkatkan layanan purnajual (aftersales).

"Investasi di industri otomotif itu beda, sehingga tidak gampang orang masuk di situ. Jadi, dia harus maintain itu, misalnya kebutuhan aftersales, ketersediaan suku cadang, ya semua yang dapat menjaga trust," ujar dia.

Menurut Haris, ekspansi yang dilakukan Wuling akan digunakan untuk memperluas jaringan, memastikan ketersediaan suku cadang, dan memperkuat teknologi lewat pembentukan Research and Development (R&D)C enter.

"Mereka harus menyesuaikan dengan pasar, sehingga perlu juga investasi di R&D selain after sales. Jadi, investasinya di sini besar, dan memerlukan extra effort," kata Haris.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut industri otomotif menjadi andalan perekonomian di tengah tekanan dinamika perekonomian global.

Hal ini tercermin dari sumbangsihnya kepada Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 10,16 persen pada tahun 2017 serta mampu menyerap tenaga kerja langsung sekitar 350 ribu orang dan tenaga kerja tidak langsung sebanyak 1,2 juta orang.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Sn0MXJ

No comments:

Post a Comment