Pages

Sunday, December 30, 2018

Perdagangan Akhir Tahun, Bursa Saham Asia Melaju Positif

JAKARTA, iNews.id - Bursa saham regional di Asia dibuka positif pada perdagangan terakhir tahun ini.

Mengutip CNBC, Senin (31/12/2018), indeks ASX 200 naik sekitar 0,7 persen, dengan hampir semua sektor melaju positif. Pasar Australia akan ditutup lebih cepat karena momen malam Tahun Baru.

Sektor material indeks ASX 200 naik lebih dari 0,9 persen, karena mayoritas saham tambang naik. Rio Tinto menguat 1,22 persen, Fortescue naik 1,45 persen dan BHP Billiton naik 1,35 persen.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik lebih dari 1,1 persen pada perdagangan pagi. Pasar Hong Kong akan ditutup lebih awal untuk Malam Tahun Baru. Pasar saham di Jepang, Korea Selatan dan China daratan ditutup hari ini untuk liburan umum.

Aktivitas manufaktur China pada bulan Desember tercatat masih di bawah ekspektasi. Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur resmi negara itu berada di 49,4, lebih rendah dari harapan para analisis di level 49,9. Capaian itu lebih buruk daripada PMI manufaktur resmi November, yaitu 50,0. Angka di atas 50 mengindikasikan ekspansi, sementara angka di bawah ini menandakan kontraksi.

PMI non-manufaktur berada di level 53,8, lebih tinggi dari November yang sebesar 53,4. Data ekonomi dari China diawasi dengan ketat di tengah perang dagang yang sedang berlangsung antara Washington dan Beijing.

Presiden AS Donald Trump berkomentar di Twitter bahwa hubungannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping kini berjalan makin baik. "Kesepakatan berjalan dengan sangat baik. Jika dibuat, itu akan sangat komprehensif, mencakup semua hal, area dan titik perselisihan. Kemajuan besar sedang dibuat!” kata Trump dalam cuitannya.

Namun, Wall Street Journal melaporkan bahwa Trump sedikit melebih-lebihkan kondisi perdagangan kedua negara. Meski harus diakui, perjanjian keduanya yang disepakati di forum G-20 telah memberi sentimen positif ke pasar. Prospek perekonomian global diprediksi bisa kembali positif jika kedua negara berhasil mencapai kesepakatan perdagangan.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Qb58PV

No comments:

Post a Comment