
SEOUL, iNews.id - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengirim pesan perdamaian kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (28/12/2018).
Surat kabar Korea Selatan (Korsel) Chosun Ilbo, mengutip sumber diplomatik, melaporkan, pesan yang mirip surat itu disampaikan Kim kepada Trump melalui pihak ketiga yang tidak disebutkan siapa.
Tak disebutkan secara terperinci apa saja poin-poin yang disampaikan Kim terhadap Trump dalam surat tersebut, termasuk kelanjutan pembicaraan denuklirisasi yang stagnan.
Departemen Luar Negeri AS maupun Kedutaan Besar AS di Seoul tidak memberikan komentar tentang laporan pesan Kim kepada Trump itu.
Kantor kepresidenan Blue House juga tidak bisa mengonfirmasi laporan Chosun Ilbo itu, namun membenarkan bahwa komunikasi kedua pihak masih berjalan dengan baik.
"Ada saluran dialog antara Korea Utara dan Amerika Serikat di mana mereka bertukar komunikasi secara aktif. Tapi saya tidak bisa memberi tahu apakah itu berbentuk surat atau sesuatu yang lain," kata juru bicara Moon, dikutip dari Reuters, Senin (31/12/2018).
Pada pertemuan puncak di Singapura Juni lalu, Kim berkomitmen kepada Trump untuk bekerja secara penuh menuju denuklirisasi. Namun, sampai saat ini kedua pihak gagal membuat kemajuan karena terbentur keinginan masing-masing.
AS ingin Korut melucuti semua senjata nuklirnya. Di pihak lain, Korut ingin AS mencabut sanksi ekonomi terlebih dulu.
Media pemerintah Korut di Pyongyang sempat memuji Trump karena kesediaannya untuk melanjutkan dialog tetapi mengecam Departemen Luar Negeri AS karena justru memperketat sanksi di saat dialog berlangsung.
Editor : Anton Suhartono
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Tk3Zrg
No comments:
Post a Comment