Pages

Sunday, December 30, 2018

Apindo Prediksi Ekonomi RI Tahun 2019 Tumbuh 5,2 Persen

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memprediksi pertumbuhan ekonomi berada di bawah target pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 yang sebesar 5,3 persen. Apindo memperkirakan ekonomi hanya tumbuh di level 5,2 persen.

"Proyeksi tersebut dibuat atas landasan kehati-hatian dunia usaha, khususnya untuk mengantisipasi potensi kelanjutan gejolak eksternal yang dapat berpengaruh signifikan terhadap ekspansi dunia usaha, seperti fluktuasi nilai tukar rupiah," ujar Direktur eksekutif Apindo Danang Girindrawardana melalui keterangan tertulisnya, dikutip Senin (31/12/2018).

Dengan adanya pertumbuhan tersebut, Apindo berharap akan berjalan selaras dengan orientasi keadilan sosial dan juga pembangunan berkelanjutan. Menurut Danang, hal tersebut dapat dicapai melalui program jaring pengaman sosial, dana bantuan pendidikan dan kesehatan penyebaran infrastruktur.

Terkait pembangunan berkelanjutan, Apindo menekankan perlu adanya komitmen dari pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang terencana, konsisten, dan berkelanjutan guna mengembangkan industri dalam negeri.

"Hal ini dapat dilakukan melalui penerapan kebijakan yang konsisten bagi seluruh industri dari hulu hingga hilir," ujar Danang.

Kemudian, dengan adanya ketidakjelasan di pasar global, Apindo mengajak para pelaku usaha untuk melakukan penetrasi dagang (ekspor) negara-negara mitra dagang non-tradisional. Upaya ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam memperluas potensi perdagangan serta mengurangi ketergantungan impor dengan negara-negara mitra dagang tradisional.

Lalu yang terakhir, Apindo juga meminta pemerintah untuk tidak meninggalkan pengembangan sektor energi yang kompetitif agar mampu mendukung daya saing sektor usaha lainnya. Pasalnya, saat ini banyak sumur minyak yang telah dan akan ditutup, namun belum ada investasi baru yang masuk pada sektor ini.

"Apindo mendesak pemerintah untuk memberikan kemudahan perizinan usaha dan investasi serta konsistensi implementasi RUEN (Rencana Umum Energi Nasional) agar dapat menarik investasi-investasi baru," tutur Danang.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara sebelunya mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2019 memang akan mencapai 5 persen. Namun, konsumsi rumah tangga cenderung stagnan di 5 persen meski memasuki masa kampanye politik.

"Konsumsi rumah tangga cenderung stagnan di 5 persen karena masyarakat kelas menengah atas menahan belanja di tahun politik," ujarnya kepada iNews.id, Sabtu (29/12/2018).

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2R03uWN

No comments:

Post a Comment