
OTTAWA, iNews.id - Kanada mengirim 1,5 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp22 miliar untuk membantu mendukung lembaga kemanusiaan yang menangani para korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa dan tsunami di Sulteng menyebabkan lebih dari 1.200 orang tewas.
"Yang Terhormat Marie-Claude Bibeau, Menteri Pembangunan Internasional, hari ini mengumumkan Kanada akan menyediakan 1,5 juta dolar AS dalam bentuk bantuan darurat untuk mendukung organisasi kemanusiaan yang menanggapi dampak gempa bumi dan tsunami yang melanda Indonesia pada 28 September 2018," demikian pernyataan siaran pers, seperti dilaporkan Sputnik, Rabu (3/10/2018).
Bibeau mengatakan, bantuan darurat akan membantu mendukung mitra kemanusiaan di lapangan yang bekerja bagi warga yang membutuhkan bantuan yang sangat mendesak.
"Pendanaan akan membantu menyediakan air bersih, makanan, tempat tinggal, pertolongan darurat pertama, dan perawatan kesehatan dasar," lanjut pernyataan tersebut.
Pada Jumat (28/9/2018), gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter melanda Sulteng dan menyebabkan tsunami setinggi 5 meter menyapu Palu dan Donggala. Menurut laporan terbaru, bencana tersebut menewaskan lebih dari 1.200 orang.
Komunitas global secara aktif merespon dengan menawarkan dukungan kepada Indonesia.
Diketahui, Korea Selatan (Korsel) mengalokasikan Rp1,5 miliar dalam bantuan kemanusiaan. Para pemimpin Prancis, AS, dan Turki juga menyuarakan kesediaan mereka untuk membantu, sementara PBB memobilisasi upaya penyelamatan dan bantuannya.
Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) juga berjanji mengumpulkan dana di antara manajemen dan stafnya.
Editor : Nathania Riris Michico
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Nl9W3Q
No comments:
Post a Comment