Pages

Tuesday, October 2, 2018

IHSG Diprediksi Turun Lagi, Cermati Saham-Saham Ini

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melemah, melanjutkan tren negatif pada perdagangan sebelumnya yang turun 1,16 persen ke level 5.875.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama memprediksi, IHSGakan bergerak kisaran 5.804-5.992. Berdasarkan indikator, MACD berhasil menyentuh di area positif sementara Stochastic dan RSI berada di area netral.

"Namun terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan dalam risetnya, Rabu (3/10/2018).

Sementara itu, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.840 hingga 5.804. Kemudian, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5933.948 hingga 5.992.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

- BBTN. Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area 2520 – 2550, dengan target harga di level 2590, 2650, 2880, 3110, 3350 dan 3500. Support: 2520 & 2410.

- BDMN. Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish matching low candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Buy on Weaknes” pada area level 6900 – 7000, dengan target harga secara bertahap di level 7200 dan 7725. Support: 6750.

- BRPT. Fase akumulasi mulai terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 1730 - 1750, dengan target harga secara bertahap di level 1805, 1885, 2070 dan 2260. Support: 1700.

- HMSP. Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 3710 – 3750, dengan target harga secara bertahap di level 3810, 3930, 4220 dan 4510. Support: 3710 & 3640.

- INDY. Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 2790 – 2820, dengan target harga di 2950, 3150 dan 3300. Support: 2670.

- UNVR. Fase akumulasi mulai terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend selanjutnya. “Akumulasi Beli” pada area level 45225 – 45925, dengan target harga secara bertahap di level 46375, 47075, 47625, 50000 dan 51000. Support: 45225 & 44200.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2y8QbqK

No comments:

Post a Comment