Pages

Saturday, September 1, 2018

Potensial, Bekraf Sebut Ekonomi Kreatif Terkendala Modal

JAKARTA, iNews.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyebut, prospek ekonomi kreatif (ekraf) sangat potensial. Namun, banyak pelaku usaha di sektor ini yang kekurangan modal.

Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog Krisna Kusuma mengaku heran perbankan di Indonesia tidak tertarik menyalurkan kredit ke ekraf.

"Yang paling sulit untuk bisa meyakinkan industri keuangan itu untuk masuk di subsektor ekonomi kreatif khususnya seperti film, animasi, kemudian game," kata Restog di Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

Dia mengaku heran padahal bank di luar negeri berani menyalurkan kredit untuk ketiga subsektor ekraf tersebut. Di Indonesia, subsektor film misalnya telah melahirkan karya-karya yang sukses dan menguntungkan seperti film Dilan 1990 dan Pengabdi Setan.

Tak hanya itu, Restog menyebut, pendanaan di luar nonbank juga sulit.

"Saya juga buat skema financing, saya sudah lakukan beberapa kali FGD termasuk mengundang pelaku, Otoritas Jasa keuangan, dan BI (Bank Indonesia) untuk meyakinkan mereka bahwa kita punya skema ini. Tidak gampang sekali mengundang mereka untuk masuk subsektor ini," ucapnya.

Namun, dia tetap optimistis ekraf akan berkembang di masa depan. Dia juga mendorong pelaku industri ekraf, khususnya film, animasi, dan game untuk terus mengembangkan, menunjukkan, dan menjual produknya ke investor. Bekraf juga terus memberikan edukasi dan sosialisasi.

"Kami lakukan sharing session di Cimahi untuk mencari celah-celah di mana industri kreatif ini bisa mendapatkan permodalan dari lembaga perbankan. Animasi sendiri saya bikin pola pembiayaan keuangan, jadi saya bikin nature bisnisnya seperti apa, kemudian cost structure-nya seperti apa," ucap Restog.

Sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif, sub sektor film, animasi dan video game menciptakan nilai tambah atau PDB pada 2016 sebesar Rp1,58 triliun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 16,5 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PqPkZr

No comments:

Post a Comment