Pages

Sunday, September 1, 2019

Korban Tewas Penembakan Brutal di Texas Bertambah Jadi 7 Orang

WASHINGTON, iNews.id - Korban tewas dalam penembakan massal di Texas, Amerika Serikat (AS), meningkat menjadi tujuh orang. Menurut kepala polisi setempat, jumlah korban tewas bisa lebih banyak jika penembak tidak dihentikan sebelum memasuki bioskop.

Pada Minggu (1/9/2019), polisi mengidentifikasi penembak sebagai pria lokal bernama Seth Aaron Ator, berusia 36 tahun.

Polisi mengatakan, lima orang tewas dalam baku tembak di di jalan-jalan antara Kota Midland dan Odessa di barat negara bagian.

Menurut polisi, dua orang meninggal, menambah jumlah korban tewas yang sebelumnya berjumlah 5 orang. Korban tewas berusia antara 15 hingga 57 tahun, dan ada 22 yang terluka termasuk tiga petugas polisi dan seorang gadis berusia 17 bulan yang ditembak di bagian mulut, namun kini sudah membaik.

BACA JUGA: Penembakan Brutal di Texas Tewaskan 5 Orang, Begini Kisah Kengeriannya

Pada akhir penembakan, pelaku tewas dalam baku tembak dengan polisi di luar bioskop Odessa.

Kepala Kepolisian Odessa Michael Gerke mengatakan, dia belum dapat memastikan motif pelaku.

"Dia muncul di bioskop, yang cenderung menunjukkan motifnya," kata dia, seperti dilaporkan AFP, Senin (2/9/2019).

BACA JUGA: Penembakan Brutal di Texas Tewaskan 5 Orang, Trump Kerahkan FBI dan Kejaksaan

Gerke mengatakan, pada Sabtu sore di Odessa, bioskop menjadi salah satu tempat paling ramai.

Saat itu, Gerke menolak menyebutkan nama pelaku. Dia hanya mengatakan pelaku memiliki catatan kriminal.

Pada Minggu sore, polisi Odessa, di halaman Facebook mereka, menyebut penembak itu sebagai Ator dan mengatakan bahwa dia berasal dari Odessa.

Gerke mengatakan penembak itu menggunakan senjata "tipe AR" - senapan yang digunakan dalam beberapa penembakan massal lainnya.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/32m3528

Ketua Dewan Pakar Golkar: DPP Tak Pernah Paksa DPD II Bersumpah Dukung Airlangga

JAKARTA, iNews.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tidak pernah memaksa para Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II bersumpah untuk memilih Airlangga Hartarto kembali menjadi ketua umum melalui musyawarah nasional (munas). Sumpah dalam rekaman video yang beredar di media sosial (medsos) itu dinilai inisiatif sendiri para Ketua DPD II.

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, seluruh DPD Jawa Barat telah lama menyatakan dukungannya kepada Airlangga Hartarto untuk kembali menjabat sebagai ketua umum.

"DPP tidak pernah mewajibkan atau mengharuskan acara-acara seperti itu," ujar Agung ketika dikonfirmasi iNews.id melalui telepon, Senin (2/9/2019).

Mantan Ketua DPR ini menambahkan, pengambilan sumpah para DPD II seperti dalam rekaman video itu merupakan kreativitas pengurus DPD Golkar Jawa Barat. Selama ini, kata dia Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi diketahui memiliki kreativitas tinggi.

BACA JUGA:

Ketua Golkar se-Jabar Disumpah Dukung Airlangga, Waketum AMPG: Tidak Etis

Viral, Video Ketua DPD Golkar se-Jabar Disumpah Dukung Airlangga Jadi Ketum

"Itu kreativitas mereka, kebetulan Pak Dedi (Mulyadi) selama ini dikenal budayawan juga, seniman. Jadi merupakan gaya dia saja sendiri," ucapnya.

Dalam rekaman video yang beredar tampak Dedi Mulyadi memimpin pembacaan sumpah kepada Ketua DPD II se-Jawa Barat. Ketua DPD II itu mengikuti sumpah yang dibacakan Dedi Mulyadi.

”Saya bersumpah, saya akan mencalonkan, mendukung, dan memilih Bapak Ir Airlangga Hartarto, sebagai ketua umum DPP Partai Golkar 2019-2024,” ucap Dedi, dikutip Minggu (1/9/2019).

Usai pengucapan sumpah dilanjutkan dengan penandatanganan pernyataan di atas kertas bermaterai yang berisikan poin-poin sumpah tersebut. Pengambilan sumpah berlangsung di Purwakarta, Sabtu (31/8/2019).

Editor : Kurnia Illahi

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NLmZiI