Pages

Monday, July 1, 2019

Wall Street Ditutup Naik Disokong Penguatan Saham Teknologi

NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street berakhir menguat pada Senin (1/7/2019) waktu setempat didorong oleh reli saham-saham teknologi.

Mengutip Xinhua, Selasa (2/7/2019) indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 117,47 poin, atau 0,44 persen, menjadi 26.717,43. Indeks S&P 500 meningkat 22,57 poin, atau 0,77 persen, menjadi 2.964,33. Indeks Komposit Nasdaq naik 84,92 poin, atau 1,06 persen, menjadi 8.091,16.

Saham raksasa teknologi AS, termasuk Apple, Amazon, Netflix, dan induk Google, Alphabet, semuanya naik 1,5 persen saat penutupan pasar.

Saham produsen chip hampir seluruhnya diperdagangkan positif. VanEck Vectors Semiconductor ETF (SMH), yang melacak kinerja keseluruhan perusahaan-perusahaan besar yang terdaftar di AS dalam industri semikonduktor, naik 2,82 persen.

Dari 11 sektor S&P 500 utama, teknologi naik 1,45 persen, kelompok dengan kinerja terbaik. Namun, sektor real estat dan utilitas mencatatkan penurunan.

Di sisi ekonomi, sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh Institute for Supply Management menunjukkan bahwa indeks manajer pembelian manufaktur AS (PMI) sebesar 51,7 persen pada Juni, turun 0,4 poin persentase dari Mei yang bergerak ke 52,1 persen. Tingkat ini menandai laju paling lambat sejak Oktober 2016.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2KTxpfy

Dugaan Gratifikasi Bowo Sidik, KPK Periksa Mendag Enggartiasto

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Selasa (2/7/2019) memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Dia diperiksa terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bowo Sidik.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, belum bisa memastikan apakah Enggartiasto akan hadir memenuhi panggilan KPK. Sampai saat ini dia belum mendapatkan konfirmasi mengenai kehadiran Enggartiasto.

"Dijadwalkan pemanggilan Mendag dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi dengan tersangka BSP (Bowo Sidik Pangarso) atau IND (Indung)," ujar Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Menurutnya, KPK perlu mengonfirmasi kepada Enggartiasto terkait sejumlah dokumen yang disita penyidik dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). "Kami juga mengamankan sejumlah dokumen terkait peraturan gula rafinasi. Nah, itu menjadi poin perhatian KPK," ucapnya.

BACA JUGA:

KPK: Total 400.000 Amplop Bowo Sidik Rp8,45 Miliar

KPK Identifikasi Tiga Sumber Dana Gratifikasi Bowo Sidik Pangarso

KPK menduga Bowo Sidik menerima fee dari PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK) sebanyak enam kali penerimaan sebesar Rp221 juta dan 85.140 dolar Amerika. Uang yang diterima itu telah diubah menjadi pecahan uang Rp20 ribu dan Rp50 ribu yang dimasukkan ke dalam amplop dengan total keseluruhan berjumlah Rp8,45 miliar.

Dalam perkara ini KPK menduga uang Rp6,5 miliar terkait gratifikasi. Uang Rp6,5 miliar itu termasuk bagian dari total Rp8,45 miliar yang ditemukan KPK di dalam amplop. Sebelumnya, kuasa hukum Bowo Sidik mengungkapkan sumber uang Rp2 miliar yang diterima bersumber dari Mendag Enggartiasto Lukita. Uang Rp2 miliar itu diduga bagian dari total Rp8,45 miliar yang dimasukkan ke dalam 400.000 amplop.

Editor : Kurnia Illahi

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2JiL6BA