Pages

Tuesday, January 1, 2019

Begini Meriahnya Perayaan Sambut Tahun 2019 di Berbagai Negara

PARIS, iNews.id - Pertunjukan kembang api menerangi kota-kota di Eropa saat perayaan menyambut Tahun Baru berlangsung di seluruh dunia.

Di Paris, orang-orang berkumpul di Champs-Elysees untuk menonton kembang api, serta pertunjukan cahaya di atas Arc de Triomphe, meskipun protes anti-pemerintah terus berlangsung.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Senin (31/12/2018), Presiden Prancis Emmanuel Macron hari Senin mengakui, pemerintah "bisa berbuat lebih baik" untuk membantu rakyat secara ekonomi.

Di Berlin, Jerman, penduduk dan turis menikmati konser besar terbuka di Gerbang Brandenburg dengan pertunjukan kembang api tepat pada tengah malam.

Sementara itu, warga London, Inggris, mendengar dentang Big Ben pada tengah malam, meskipun jam yang terkenal itu sedang direnovasi dan tidak berfungsi. Orang-orang di London juga menyaksikan kembang api di atas Sungai Thames.

Rusia menyambut Tahun Baru dalam beberapa zona waktu, dimulai di timur jauh Kamchatka. Kembang api menyemarakkan Lapangan Merah Moskow, dan konser serta pertunjukan cahaya diadakan di taman-taman kota.

Lebih dari 1.000 sarana ice skating juga dibuka di ibu kota Rusia untuk perayaan itu.

Di Jakarta, Indonesia, lebih 400 pasangan menyambut Tahun Baru dengan ikut dalam upacara pernikahan massal di tengah keamanan yang ketat.

Sekelompok wartawan menyambut Tahun Baru bersama puluhan ribu orang yang memadati Times Square, New York, Amerika Serikat (AS), karena tradisi tahunan penurunan bola kristal pada detik-detik pergantian tahun akan didedikasikan bagi wartawan dan kebebasan berbicara.

Polisi New York untuk pertama kalinya menggunakan pesawat nirawak untuk memantau massa saat pergantian tahun.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2VnhlF2

Antar Rockets Kalahkan Grizzlies, Harden Tak Puas dengan Performanya

HOUSTON, iNews.id Point Guard Houston Rockets James Harden bermain dominan ketika mengantarkan timnya menang 113-101 atas Memphis Grizzlies pada lanjutan NBA 2018/2019 di Toyota Center, Selasa (1/1/2019) siang WIB. Meski begitu, Harden mengaku tidak puas atas performanya itu. 
 
Rockets sudah mendominasi jalannya laga sejak kuarter pertama dengan memimpin 27-18. Mereka mampu mempetahankan momentum, sehingga keunggulannya semakin melebar 61-38 pada kuarter kedua. 
 
Namun, Grizzlies mampu memberikan perlawanan di kuarter keempat sehingga mampu memangkas ketertinggalan 73-86. Walau Grizzlies terus bermain agresif, Rockets mampu bertahan untuk memenangkan pertandingan. 
 
Pada pertandingan itu, Harden mencetak 43 poin, 10 rebound dan 13 assist. Tetapi, keadaan itu tak membuat Harden senang begitu saja dan merasa bertanggung jawab karena membuat Grizzlies nyaris menyusul. 
 
“Permainan saya buruk, karena tidak bisa mengendalikan bola dan memberikannya kepada lawan. Saya harus lebih menjaga bola, namun tetap agresif dan bermain bersama tim,” kata Harden kepada ESPN
 
Pemain berusia 29 tahun itu merasa seharusnya Rockets mampu mempertahankan konsistensi. Apalagi mereka masih tertahan di peringkat kelima klasemen Wilayah Barat NBA, dan harus bermain sebaik mungkin jika ingin menggeser Denver Nuggets dari posisi puncak. 
 
“Rasanya menyenangkan, tetapi saya bisa bermain lebih baik. Kami harus meraih posisi nomor satu, jadi harus terus melanjutkan momentum,” ujarnya. 
 
Sementara itu, Pelatih Rockets Mike D’Antoni mengaku kagum dengan permainan Harden. Bahkan, D’Antoni merasa aneh jika Harden mengeluhkan permainannya, padahal sudah berjasa banyak membawa Rockets meraih kemenangan. 
 
“Saya tidak tahu bagaimana bisa bermain lebih baik dari itu. Dia juga bisa bertahan dan menganggap triple-double tak ada artinya. Level permainannya sungguh berbeda,” tutur D’Antoni.

Editor : Abdul Haris

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Qcxfhz