Pages

Saturday, September 22, 2018

Pemeriksaan Tubuh Penumpang di Bandara Kuala Lumpur Bakal Dihentikan

KUALA LUMPUR, iNews.id - Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) di Sepang, Malaysia, akan menghentikan prosedur pemeriksaan tubuh terhadap penumpang pesawat mulai semester kedua tahun 2019. Kemungkinan, hal serupa akan diterapkan di KLIA 2.

Menteri Perhubungan Anthony Loke mengatakan, fungsi pemeriksaan tubuh penumpang akan digantikan oleh mesin pemindai dan x-Ray lebih canggih dari yang ada saat ini. Mesin tak akan kebobolan dalam mendeteksi barang berbahaya atau terlarang yang dibawa di tubuh penumpang. Mesin itu akan didatangkan oleh Malaysia Airports Holdings Berhad (MAHB).

Loke menyadari pemeriksaan fisik membuat penumpang KLIA tak nyaman. Namun hal itu tetap harus dilakukan oleh petugas bandara sebagai standar prosedur keamanan. Bahkan, pejabat negara seperti dirinya juga harus diperiksa petugas.

"Bahkan sebagai seorang menteri, jika melewati setiap pintu di sini, saya harus menjalani pemeriksaan tubuh. Tapi akan ada mesin baru dan fasilitas baru untuk memperbarui layanan di bandara," kata dia, dikutip dari Bernama, Sabtu (22/9/2018).

Lebih lanjut Loke menjelaskan, fasilitas di Bandara KLIA 2 akan memungkinkan pelayanan terhadap penumpang lebih cepat. Fasilitas bagi kru pesawat akan disederhanakan sehingga mereka bisa lebih cepat sampai ke pintu pemberangkatan.

Di Bandara KLIA2, kata dia, kru hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk mencapai pintu keberangkatan setelah pembangunan fasilitas pusat keberangkatan kru rampung pada pertengahan 2019. Fasilitas senilai 2,7 juta ringgit itu memiliki tiga counter imigrasi dan satu counter bea cukai.

Sementara itu, MAHB menyatakan pada periode Januar-Agustus 2018, KLIA menerima 40 juta penumpang di dua terminal, sementara KLIA2 21,3 juta penumpang. Jumlah itu naik 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zojo2P

No comments:

Post a Comment